Aku jadi budak seks guruku

Aku jadi budak seks guruku

ABG SMP YANG DIJADIKAN BUDAK SEKS GURU

 

Cerita Sex Budak Seks – Tata ABG yang masih duduk di bangku SMP, tapi sudah sering berganti ganti cowok. Karena kecantikan dan ke sexy-an nya telah menarik birahi wali kelasnya. Wali kelasnya berhasil memancingnya ke kantornya, dan memperkosanya di sana, tidak hanya itu wali kelasnya juga berencana menjadikan Tata budak seksnya.

“Tata, lihat hasil ulangan kamu, tidak lebih dari angka 4” kata pak Parjo. Tata menundukan kepalanya.
“apa kamu pikir bisa, naik kelas dengan hasil seperti ini, sebentar lagi ujian kenaikan kelas, bagaimana ini..” kata pak Parjo lagi. “ma maaf pak..” kata Tata terbata.
“dengar Tata, sebagai wali kelas mu, saya tak mau kamu tinggal kelas, saya tak mau ada satu murid pun tinggal kelas, saya malu..” kata pak Parjo lagi.

PortalDewasa.com – Tata terdiam. Lalu pak Parjo dengan lembut membelai rambut halus Tata. Dia berkata lembut “nah, Tata, coba katakan, apa kesulitanmu.?”. “eh, saya sulit manghafal rumus pak..” kata Tata
Pak Parjo menarik nafas, dan berkata ” begini saja, sepulang sekolah nanti, kamu ke mari, saya akan memberi kamu les privat, gimana..?”.
” terima kasih pak, tapi saya tak punya biaya pak..” kata Tata. Pak Parjo tersenyum saya tak minta uang, saya hanya mau membantu kamu..”.
” terima kasih pak, saya akan kemari setelah bubar sekolah nanti ” kata Tata.
“Bagus Tata, sekarang kamu boleh kembali ke kelas, belajar yang rajin yah..” kata pak Parjo
Tata berjalan keluar ruang pak Parjo. Tubuhnya yang ramping, bertambah seksi dengan Rok birunya yang agak mini, 10 cm di atas lutut. Memperlihatkan kakinya dan sebagian pahanya yang putih mulus. Wajah imut murid kelas 2 SMP itu, telah menarik nafsu pak Parjo.
Pak Parjo adalah kepala sekolah, yang juga wali kelas Tata. Pak Parjo selalu berlaku, wibawa tinggi dan sopan santun. Semua guru, apa lagi murid murid segan dengan dia. Dengan umurnya yang 45 tahun, wajahnya cukup ganteng. Dan tubuhnya atletis, maklum dia sangat suka berolah raga.

Tapi di balik semua itu, Pak Parjo mempunyai nafsu bejat terhadap Tata. Sudah lama dia memperhatikan Tata.
Di lain pihak, Tata memang ABG yang rusak. Dia memang seperti perek. Hobinya gonta gonti cowok. Dan mengejar cowok yang berduit. Walau usianya baru 14 tahun, tapi karena pergaulannya yang bebas, Dia jadi seperti itu. Bahkan ada gosip gosip yang berkata, Tata juga menjual dirinya pada om om..
Inilah yang membuat Pak Parjo makin nafsu sama Tata. Dia memakai alasan memberi les privat, tapi sebenarnya akan melecehkan Tata.

Siang itu tepat pukul 1.30 siang. Semua murid keluar meninggalkan kelas. Dan Seorang di antaranya berjalan menaiki tangga ke lantai 3, dimana ruang kantor pak Parjo berada. Dia mengetuk pintu.
“masuk, ayo masuk..” sambut pak Parjo. Tata masuk ke ruang itu. Kening nya tampak berkeringat. Pak Parjo memberinya tissue “nih, hapus keringat mu..”.Lalu menyuruh Tata duduk di sofa.

“Terima kasih pak” kata Tata, lalu duduk di Sofa. Mata pak Parjo menatap tajam paha Tata, yang rok mininya agak terangkat. Tata entah sadar atau tidak, dia duduk diam dan tersenyum, sambil menghapus keringat di keningnya.

Lalu Pak Parjo memberinya, kertas berisi soal soal matematika. “Tata, Coba kerjain soal soal ini”. Tata mengambil soal itu. Kening mengenyit. Lalu dia mengambil pena nya. Pena itu hanya di putar putar oleh jari jarinya.

Setelah beberapa saat, tanpa melakukan apa pun, pak Parjo menegurnya ” kenapa, sulit yah..”. Tata mengangguk ” iyah, pak saya tak mengerti..”.
Pak Parjo mengambil kertas soal itu. Dia merobeknya, ” matematika itu memang menyebalkan yah..” katanya. Tata bengong melihat kelakuan Pak Parjo itu.

” Tata, kamu tak perlu belajar matematika yang menyebalkan ini, Saya bisa memberimu nilai 10, setiap kali ulangan, tanpa kamu susah susah belajar, asal kamu mau….”. Tangan pak Parjo meraba lutut dan paha Tata.
Tata berdiri, dia kaget. Dadanya berdegup keras. ABG berpengalaman seperti Tata tentu tahu maksud buruk pak Parjo. “asal saya mau apa Pak?..” katanya.

Pak Parjo tersenyum ” asal kamu mau memuaskan nafsu saya, Tata saya tergila gila sama kamu..”
” maaf pak, saya tak bisa..” lalu Tata berjalan ke arah pintu. Dan membuka pintu. Tapi pintu itu terkunci. “Pak tolong, bukakan pintunya pak..” kata Tata.
Pak Parjo hanya tersenyum. Tangannya lalu meraih sebatang Rotan.

Tata mulai panik, tangannya memukul mukul pintu. kakinya juga menendang nendang pintu.” Tolong, tolong…. ” jeritnya panik.
“iyah, tolong tolong, saya mau memperkosa perek yang bernama Tata..” kata pak Parjo mengejeknya.
Tata terus berteriak, tapi tak ada orang lagi di sana.

Tiba tiba ” ctarr…”. Pak Parjo tepat memukul pantatnya keras. Tata menjerit keras sambil memegang pantatnya. “Auuuwww sakitt ammpun jangan pukul pak..”. Pak Parjo tertawa.
“Tata, saya itu cinta damai, saya tak suka kekerasan, asal kamu menurut, saya tak akan memukul kamu, Tata sayang..”. kata Pak Parjo
Tata gemetar. Dia menetap pak Parjo. “Tata sini dan duduk di Sofa itu .. “. Pak Parjo memerintah Tata. Tata pun menurut. dia duduk lagi di sofa itu.
Dan pak solihin duduk di meja kerjanya. Tangannya memegang batang rotan itu. Tata Agak gemetar ketakutan “pak, ampun jangan pukul saya…”. Pak Parjo tersenyum, lalu dia meletakan batang rotan itu.
” tenang saja, saya tak akan memukul kamu asal kamu nurut ngerti..”. Tata terisak dan mengangguk.

“Tata, saya banyak mendengar gosip gosip, katanya kamu suka di booking om om yah?” tanya Pak Parjo. Tata terhentak ” tidak pak, sumpah, saya tak pernah, gosip itu cuma untuk meledek saya, saya di bilang perek..”.
” ok ok Tata, saya percaya… ” kata pak Parjo. Dan Dia bertanya lagi ” Tata apa kamu masih perawan..”.
Tata tertunduk, dia diam, dan pak Solin mengulangi pertanyaannya lagi ” Tata apa kamu perawan, jawab”.
Tata menatap pak Parjo, dia menggeleng ” saya sudah tidak perawan..”. Air matanya meleleh. Pertanyaan memalukan itu terpaksa di jawabnya.

*Bagus, bagus…” kata pak Parjo. “Siapa yang perawanin kamu ?” tanyanya lagi Tata tertunduk, dan diam saja.
Tata, kalau saya tanya, kamu harus jawab, kamu tak mau di pukul kan..”. katanya. Tata berkata “Jangan pukul pak, yang perawanin saya Anto pak…
Pak Parjo berpikir sebentar “Anto yang kelas 3 itu, yang bawa mobil sedan biru itu..” “Iyah pak…” kata Tata.” Jadi itu pacar kamu ?.” kata pak Parjo.
“Dulu pak, Anto pacaran sama saya 3 bulan, terus putus..” kata Tata. Pak Parjo tersenyum” oh lalu…”.

*Lalu saya pacaran sama, Rudi… Itu juga cuma dua bulan.. dan terus sama Ayung 4 bulan dan sama Ginno Itu pun baru putus..” kata Tata.
Semua cowok yang di sebutkan itu rata rata anak orang berduit. Mereka semua membawa mobil pribadi. Pak Parjo menggelengkan kepala.
Tata sama semua cowok cowok kamu itu, kamu pernah di entot..” kata pak Parjo Tata mengangguk. “Wah, umur kamu baru 14 tahun, tapi sudah pernah di entot sama 4 cowok, hebat sekali ck ck ck..” kata pak Parjo tersenyum.
Tata tertunduk wajahnya memerah.” eh saat pertama sama si Anto, apa kamu di paksa..” tanya pak solihin. Tata menggeleng “tidak pak, suka sama suka..”

Pak Parjo mangut mangut kamu merasa nikmat nggak..?” tanyanya. Tata menggeleng pertama kali saya sakit sekali pak, saya berdarah.. tapi setelah itu.. besok besoknya saya baru bisa merasa nikmat pak..”.
Pak Parjo mulai ereksi. Dia meraba selangkangannya. “Tata, kamu suka yah di entot..” tanya pak Parjo. Tata hanya menundukkan kepalanya.
Pak Parjo tersenyum, “Tata kamu suka, main sex, apa kamu pernah isep kontol cowok cowok kamu..?”. Tata mengangguk.

BACA JUGA : Seorang Narapidana Memperkosa Gadis SMA

Seorang Narapidana Memperkosa Gadis SMA

 

*Lalu cowok cowok kamu pernah jilatin memek kamu nggak.?” tanya pak Parjo lagi. Tata mengangkat wajahnya Cuma Rudi yang pernah, yang lain tak mau..” kata Tata. Pak Parjo mengangguk.
“Wah, sayang yah, padahal kamu suka yah di jilatin memeknya yah.” kata pak Parjo Tata tersenyum, ” kok bapak tahu sih, saya suka di jilatin..” kata Tata tanpa sadar Pak Parjo tersenyum. Dan Muka Tata kembali memerah.
Rasa takut Tata berkurang, dia mulai terlihat lebih Rilex.

Tata, boleh nggak saya jilatin memek kamu..” tanya pak Parjo. Tata tersenyum malu . Dia mengangguk. Baik saya akan jilatin memek kamu sampai kamu puas… Tapi saya mau main main dulu dengan kamu. Permainan Sex tentunya..” kata pak Parjo tersenyum.
Tata coba kamu duduknya ngangkang, saya mau lihat celana dalam kamu..” kata pak Parjo. Tata menunduk, lalu dia melebarkan kakinya. Dan celana dalamnya yang putih terlihat jelas pak Parjo. Celana dalamnya tampak ada sedikit basah tepat di selangkangannya.

Pak Parjo menjadi penasaran, dia mendekat, dan meraba celana dalam Tata. Tata menggelinjing. Pak Parjo tahu itu cairan vagina Tata. Karena bercerita tentang hal hal Itu, membuat Tata agak terangsang.
*Tata kamu terangsang yah..” tanya pak Parjo. Tata tak menjawab, lalu menutup kakinya, mukanya merah malu pak, saya malu..”
Lalu kembali pak Parjo meminta Tata duduk mengangkang. Dan Pak Parjo kembali duduk di atas meja kerjanya. Tata berkata “pak malu, saya malu duduk begini di lihatin bapak..”. seraya merapatkan kakinya.
*eits, jangan di tutup, kamu janji mau nurutkan, kamu gak mau di pukulkan..” kata pak Parjo. Tata menundukan kepalanya, dan kembali duduk dengan posisi merangsang. Kakinya terbuka lebar, memperlihatkan selangkangan celana dalam putihnya. Tata benar benar di buat malu.
Di saat Tata menunduk malu, dan tiba tiba, ada sinar putih terang nyala sekejap. Ahh, pak jangan di foto..” lalu kakinya menutup rapat. Pak Parjo tersenyum ” tenang saja, Ini buat koleksi pribadiku…”.

*ayo Tata, buka lagi kaki kamu lebar..” kata pak Parjo.” Pak saya tidak mau di foto seperti ini, malu pak..” kata Tata. Dia hampir menanggis. Pak Parjo memegang tongkat rotan nya. “Kamu ini mesti di pukul yah..” kata pak Parjo.
Jangan, jangan pukul, saya buka..” kata Tata dan langsung membuka kakinya lebar lebar. Pak Parjo langsung memfotonya lagi. Beberapa shoot lalu meminta Tata melepas kancing bajunya.
Tata tak kuasa, dia menangis,” tolong pak, saya malu, jangan permalukan saya tolong lah pak…” kata Tata memelas.

Pak Solohin memberinya shock terapi, satu pukulan rotan, tepat di pahanya. Tak terlalu keras, tapi cukup menyakitkan…ahhhggg…” Jerit Tata dan Tata menangis
*Eh dengar yah, jangan menolak permintaanku, Kamu akan jadi budak seks ku sekarang..” kata pak Parjo. Tata terisak. Pak Parjo mengambil tissue, dia melap air mata Tata.” maaf yah sayang, saya tak akan memukul kamu, asal kamu nurut.” kata pak Parjo lembut.
sekarang buka kancing baju kamu seluruhnya, dan duduk ngangkang..” perintah pak Parjo. Tak ada pilihan lain, Tata menuruti perintah pak Parjo.

Dia membuka bajunya. dan terlihat Bhnya yang modelnya seperti kaos kutang, tapi pendek. Dan Duduk mengangkang. Pak Parjo memfoto Tata lagi, dalam posisi seperti itu, beberapa shoot.
Lalu pak Parjo mengeluarkan sebungkus Rokok, dan menyalakannya, dia menghisap rokok itu, lalu memberikan pada Tata. “Ini, Isap rokok..” kata pak Parjo. Tata memang suka merokok. Lalu dia menghisapnya.
Pak Parjo memfotonya lagi, Tata dengan baju terbuka, Branya putih, dan duduk ngangkang dengan celana dalam putih. Dan Asik merokok.

Lalu pak Parjo mengangkat branya, dan Buah dada Tata yang kecil terlihat. dangan puting yang kecil, dan berwarna kemerahan. Pak Parjo meraba putingnya, lalu meremas lembut buah dadanya Tata menggelinjing. Kembali pak Parjo memfotonya beberapa shoot.
Lalu tangan pak Parjo merayap ke bawah, dan menyibak celana dalam Tata. Mata pak Parjo melotot melihat Vaginanya, sama sekali bersih tanpa bulu, kecil dengan bibir vagina yang agak basah, merah. Pak Parjo menciumi vaginanya, Tata menggelinjing. wah, Tata memek kamu harum yah..” katanya. Tata diam tak menjawab

Tangan Tata di pegang, dan dibawa ke bawah Tata, sibak celana dalam kamu seperti ini yah, saya mau foto kamu..” kata pak Tata.
Tata tak bisa berbuat apa apa, selain memenuhi kemauan gurunya itu. Pak Parjo memfotonya beberapa shoot, terutama di bagian vaginanya.
Setelah puas dengan itu, Pak Parjo, membuka celananya, dan juga kolornya. Penisnya yang hitam besar, ngaceng tegak sekali. Tata melotot melihatnya. Walaupun Tata sudah melihat penis penis cowoknya tapi tak ada yang sebesar pak Parjo punya.

Dia mengocok ngocok penisnya sendiri dan mendekati Tata. ” Tata, ayo isepin kontolku..” kata pak Parjo. Tangan Tata gemetar, dan meraih batang penis pak Parjo, Lalu Tata menjulurkan lidahnya dan menjilat ujung penis pak Parjo. Pak Parjo mendesah “ahhh……..
*Tata, lebih besar kontol saya, apa kontol pacar pacar kamu..” tanya pak Parjo. “Punya bapak besar sekali..” kata Tata pelan.. Tangan pak Parjo mengelus rambutnya * kamu suka sama kontol saya..” tanya pak Parjo. Tata menggeleng geleng saya takut bapak punya besar sekali..”
*Tata, kamu harus suka punya saya, ayo buka mulut kamu yang lebar, dan kulum..” perintah pak Parjo. Tata mundur sedikit, “Pak, saya jilatin aja, saya suka jilatin bapak punya..”
*lyah, tapi saya suka di kulum..” kata pak Parjo dan terus mendorong penisnya masuk ke dalam mulutnya. Sementara tangannya masih memegangi rambut Tata. Tata meronta, dan mengatup mulutnya rapat.

Tapi tangan gurunya itu meraba buah dada kanan Tata dan menjepit puting susunya. Tata menjerit keras, dan Pak Parjo langsung mendorong penisnya masuk hingga tenggorokan Tata. Penis besar itu mulai bergerak maju mundur, sementara Tata berusaha melepaskan diri sambil terbatuk-batuk.
Tata benar-benar shock. Penis Pak Parjo yang besar tegang dan keras itu masuk hingga tenggorokannya, ia dapat merasakan sesuatu yang asin dan lengket di dalam mulutnya.
Lalu dengan kedua tangannya pak Parjo memegang kepalanya lalu memaju mundurkan penisnya dalam mulut Tata yang kecil. Pak Parjo mendesah dan mengeram kenikmatan. “ohh, nikmat sekali Oh, gua bisa keluar nih..”
Tata tahu pak Parjo akan mengalami ejakulasi di dalam mulutnya. Kembali ia meronta berusaha menarik kepalanya.
Tapi dengan kasar pak Parjo menarik kepala Tata, penisnya makin masuk ke dalam tenggorokan Tata dan menahan kepala Tata hingga tidak bisa bergerak. Pak Parjo kemudian menarik sedikit penisnya dan tertawa melihat Tata tersengal-sengal menghirup udara.

Pak Parjo tidak bisa bertahan lama di mulut Tata. Tiba-tiba Pak Parjo mulai mengerang dan mendengus, tangan yang ada di buah dada Tata mulai meremas dan menarik-narik buah dada Tata, sedangkan tangan yang lain memegangi kepala Tata dan menggerakannya makin cepat, membuat Tata mengulum makin cepat dan dalam.
Sperma Pak Parjo menyembur di dalam mulut Tata, menyemprot ke dalam tenggorokan Tata, membuat Tata terbatuk-batuk. Penis Pak Parjo tetap ada di dalam mulutnya, memompa dan menyembur selama beberapa saat. Akhirnya Pak Parjo menarik penisnya perlahan hingga seluruhnya keluar dari mulut Tata.
Sperma berwarna putih dan lengket mengalir keluar dari mulut Tata, mengalir turun membasahi seragam SMP nya
Tata terisak lagi. Pak Parjo mengambil tisuue dan melap bibir Tata, dan juga melap air matanya.” kenapa menangis, kan kamu juga sudah sering ngulum kontol cowok Tata terdiam lalu berkata “bapak punya terlalu besar, mulut saya sakit..” katanya.

Pak Parjo mencium bibirnya. “Tata, sekarang kamu buka celana dalam kamu, aku mau menjilati memek kamu..” katanya.
Tata dengan ragu dan terpaksa, melepas celana dalamnya. Pak Parjo tersenyum ” bagus, sekarang, kamu duduk, dan buka kaki kamu lebar”. Lalu Tata duduk dan melebarkan kakinya. Vaginanya yang tak berbulu itu terpampang lebar. Pemandangan yang sungguh erotis.
Lalu Dia jongkok dan menciumi vagina Tata. Tata tersentak, ketika dirasanya sebuah tangan mulai meraba vaginanya. “Mmmmphhh,” Tata mengerang.
Tiba-tiba Tata merasakan kehangatan mengalir di vaginanya, tubuhnya tersentak, dan tanpa sadar pinggulnya terangkat. Tata merasa sangat nikmat ketika lidah Pak Parjo menjilati bagian dalam bibir vaginanya, membuatnya basah.

Tata sama sekali tidak bisa melawan sensasi yang timbul di vaginanya. Untuk beberapa menit Pak Parjo terus menjilati bibir vagina Tata, menciuminya dan menjilati cairan yang keluar dari vagina Tata. Dari mulut Tata terdengar pelan desahannya. “aaahhh ahhh ahh…”.
Pak Parjo, meraih kedua tangan Tata, meletakkan dekat vaginanya, dan menyuruhnya membuka lebar bibir vaginanya dengan tangannya. Sehingga Klitorisnya tertampang jelas. Agak merah, membesar dan berlendir. Pak Parjo sangat hati-hati dan lembut ketika menjilati vagina Tata itu. Kaki dan pinggul Tata bergerak dan tersentak-sentak tanpa bisa dikendalikan oleh Tata.
Tata benar benar terangsang. Dan rupanya Tata mudah terangsang. Dia termasuk cewek yang mudah terangsang, dan nafsunya besar. Pak Parjo masih terus menjilati klitorisnya. Lendir yang keluar pun jadi, makanan lezat bagi gurunya Itu Tata terus mengejang, nikmat desahan desahannya makin sering terdengar.
Tangan Tata semakin membuka lebar bibir vaginanya, Dan pak Parjo makin mempercepat sapuan lidahnya. Pantat Tata terangkat, dan Dia mengejang sesaat, lalu kembali lemas. Kakinya mengejet beberapa kali.

Tata mendesah panjang “ahhhhh….”. Tata telah mendapat orgasmenya.
Pak Parjo, menatapnya tersenyum. “Tata, nikmat yah…” kata pak Parjo. Tata tak menjawab, dia menunduk, dan mukanya merah.

* Tata sekarang saya akan entotin kamu yah..” kata pak Parjo.
Tata tersentak, dia merinding dan menjerit “Jangan, jangan, saya mohon, saya takut, punya bapak terlalu besar, Saya akan lakukan apa saja, jangan entot pak..” Tata merengek rengek.

Pak Parjo cuma tersenyum tenang saja, Tata, nanti juga kamu nikmat kok…”
Pak Parjo mengangkat kaki Tata lebih tinggi lagi. Penis Pak Parjo sudah berada di hadapan vagina Tata dan menyentuh bibir vaginanya.
Tata gemetar, rasa takut melebihi rasa nikmatnya. Pak Parjo menggesek ujung penisnya di klitoris Tata.
Lalu dengan perlahan Pak Parjo mulai mendorong penisnya, Tata menangis memohon agar Pak Parjo berhenti. Tanpa mendengarkan tangisan Tata, Pak Parjo terus mendorong dan merasakan bibir vagina Tata mulai terbuka.

Dan dari mulut Tata terdengar jeritnya “ahwwwwww”
Tata merasa nyeri di vaginanya. Liangnya di buka paksa oleh penis besar pak Parjo. Tata mengejang.
Lalu Pak Parjo merasakan kepala penisnya mulai masuk ke dalam vagina Tata, diiringi oleh hentakan nafas dari Tata. Terus mendorong, Pak Parjo merasakan jepitan erat dari dinding vagina Tata di penisnya.
Pak Parjo melihat Tata, gadis kecil yang cantik sekali, dan tubuh yang merangsang. Tengah merintih kesakitan, dan mengerang.
Perlahan Pak Parjo mulai mendorong lagi, la sangat bernafsu untuk merasakan nikmat vagina Tata. Tata sudah meronta sekuat tenaga, tapi Pak Parjo tidak merasakannya sedikitpun. Perlahan, perlahan sekali, Akhirnya penis sepanjang 20 cm itu terbenam seluruhnya. Tata menjerit keras “aghhh, sakittt. Sudah cabut..”.

Pak Parjo, melumat bibir mungil Tata untuk membungkam jeritnya. Dan perlahan dia menggoyang penisnya. Tata mengejen, kesakitan. Pak Parjo terus mengeluarkan dan memasukan penis besarnya di liang vagina gadis kecil 14 tahun itu. Tata terus mengeliat, menahan nyeri di vaginanya.
Pak Parjo terus bergerak pelan, Tata mulai tenang. Pak Parjo trus menggoyang pelan.” aghh aghh sakit pak..”. Tapi pak Parjo tak peduli. Terus mengoyang dengan pelan
Sampai pak Parjo merasa sudah hampir sampai di puncak kenikmatannya, dan mulai menggoyang cepat, dan menghentak hentak. Ini membuat Tata menjerit jerit kesakitan “aggghh sakit pelan pelan, aghhhh sakit..”.

Pak Parjo, terus mengoyang, dan mendengus. Dan akhirnya dia membenamkan habis batang penisnya, lalu Dia tegang dan menumpahkan spermanya di liang vagina Tata. Perlahan penis besarnya mengecil, dan mulai di cabut dari liang vagina Tata. Sperma Pak Parjo turut mengalir keluar, bersamaan penisnya.
Tata lemas sekali, dan nafasnya tersengal, dia terisak menangis. “Tata kenapa menangis, kaya perawan saja..” kata pak Parjo.
Tata menatap pak Parjo, waktu saya di perawanin, tidak sesakit ini, pak.” kata Tata sambil terisak. Pak Parjo tersenyum, “lyah saya tahu, karena memek kamu belum terbiasa sama kontolku, besok besok pasti memek kamu biasa koq..”

*Besok besok, Apa maksud bapak..” kata Tata. “lyah, kalau besok aku entot kamu pasti kamu sudah tak begitu sakit lagi, karena memek kamu sudah melar, ha ha ha…” kata pak Parjo. “tidak pak saya, tidak mau lagi..” kata Tata.
Pak Parjo tersenyum ” kamu tahu, apa gunanya, saya memfoto kamu tadi..”. Tata tertunduk, dia sudah tahu ini pasti terjadi.” maaf, Tata kamu akan jadi buduk nafsuku sayang ha ha ha” kata pak Parjo sambil tertawa.
Lalu Pak Parjo memberinya beberapa lembar tisuue, “nih, lap memek kamu, ayo aku antar kamu pulang..” katanya. Tata membersihkan sisa sisa sperma gurunya, lalu memakai kembali seragamnya.
ayo, aku antar..” kata pak Parjo. “Tidak usah pak, saya pulang sendiri saja..” tolak Tata.

Tapi Pak Parjo bersikeras, mau mengantar Tata pulang ” saya mau tahu kamu tinggal dimana..” katanya. Akhirnya pak Parjo mengantarnya pulang dengan mobilnya.
Tata mengetuk pintu rumahnya, begitu tiba di rumahnya. Pintu itu terbuka ” Tata kenapa baru pulang, sudah jam 8.00 malam..” kata mamanya. Mamanya memandang pak Parjo, mukanya garang garang dan siapa ini..” katanya.

*maaf, bu, saya guru Tata..” kata pak Parjo Sopan. Raut wajah mama Tata berubah *oh maaf, saya tak tahu, ada apa pak, apa Tata berbuat salah..” tanya mamanya kawatir.
Pak solihin tersenyum,” oh tidak tidak..” katanya.

Lalu mama Tata mempersilakan, pak Parjo masuk, dan duduk di ruang tamu. Dan Juga menyajikan teh hangat.” silahkan pak, cuma air teh saja..” kata mama Tata
Pak Parjo meminum teh itu, dan mama Tata berkata ” maaf yah pak, Tata itu suka nakal, dan malas belajar, kerjanya cuma pacaran saja..”.
“ah.. tidak Bu, Tata itu cukup baik koq, dia disiplin, rajin..” kata pak Parjo.
Tata tersenyum saja. Mama Tata tercengang ” tapi, banyak temannya melapor pada saya, Tata Itu….” Kata mamanya, yang langsung di sela pak Parjo.” Bu, jangan dengarin, teman temannya itu cuma iri, sama Tata..” kata pak Parjo. Mama Tata mengangguk.

“Lalu tujuan bapak kemari ada apa yah…” tanya mama Tata. “Begini bu, saya ingin memberi tahu ibu, Tata mendapat pelajaran tambahan, Les privat sama saya, untuk meningkatkan prestasinya.. jadi Tata akan sering pulang telat,” kata pak Parjo.
* Oh. wah terima kasih pak” kata mama Tata.

Lalu tiba tiba Della, adik Tata datang dan mengeleyot di mamanya. Mata pak Parjo menatap liar pada Della yang berseragam SD itu.
“Ini anak sudah besar juga, masih manja..” kata mamanya. Pak Parjo bertanya “wah kelas berapa adik ini?”. Della langsung menjawab kelas 6…”.
Pak Parjo tersenyum wah ebtanas untuk SD sudah dekat nih, tinggal dua bulan lagi. harus rajin belajar yah..”.
Mama Tata langsung menjawab “iyah, ini adik Tata juga sama, malas belajar..”
Pak Parjo tersenyum “wah, kalau mau sekalian saja sama Tata, saya bantu Les Privat, tidak perlu bayar koq..”.
Tata langsung menjerit JANGANNN…..”

*Tata, apa apaan kamu..” kata mamanya. Lalu mama Tata menatap pak Parjo, Terima kasih, atas perhatian bapak, saya akan suruh Tata, membawa Della sekalian, untuk les Privat..” kata mama Tata.
Pak Parjo tersenyum, ” bagus, bagus.. oh yah, hari sudah malam, saya mohon pamit yah Bu…”. “oh, iyah silahkan pak terima kasih banyak…” kata mamanya.
Pak Parjo beranjak, lalu menuju pintu, di susul Tata. “Pak, tolonglah, adik saya masih kecil, jangan di rusak…” kata Tata. Pak Parjo tersenyum, lalu apa Aku harus merusak mama kamu ha ha ha..”.
Tata diam, matanya menatap pak Parjo. ” Tata, besok jam 11.00 kamu sudah harus ke ruangan saya, jangan sampai telat, kamu tak mau foto foto erotis kamu sampai ke mama kamu kan..”. Tata terenyuh.
Pak Parjo, masuk ke mobil, dan memacu mobilnya kencang.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *